Pertandingan FIFA Series 2026 baru saja tuntas digelar pada akhir Maret 2026 lalu, menyisakan euforia luar biasa bagi pencinta sepak bola tanah air. Sebagai salah satu dari delapan host di dunia, Jakarta sukses menyelenggarakan mini turnamen yang mempertemukan negara-negara dari berbagai konfederasi berbeda di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Bagi kamu yang melewatkan momen epik ini atau ingin bernostalgia dengan debut manis pelatih baru John Herdman, mari kita bedah jadwal, hasil pertandingan, hingga tensi tinggi penonton di stadion yang berkapasitas sekitar 78.000 kursi tersebut!

Perjalanan Bersejarah Timnas Garuda di FIFA Series 2026

Bermain di rumah sendiri selalu memberikan tekanan sekaligus motivasi berlipat ganda. Pada edisi kedua FIFA Series yang berlangsung sepanjang jeda internasional 25–31 Maret 2026 ini, Indonesia masuk ke dalam grup yang cukup menantang bersama Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan Saint Kitts and Nevis (CONCACAF).

Atmosfer SUGBK begitu membara saat laga perdana dimulai. Puluhan ribu suporter dengan jersi merah menyala memadati tribun, menciptakan gemuruh chant yang merinding sejak peluit kick-off ditiupkan. Turnamen ini menjadi sangat krusial karena menjadi debut resmi bagi John Herdman, juru taktik asal Inggris yang baru saja ditunjuk menahkodai Skuad Garuda demi mendongkrak peringkat FIFA Indonesia yang berada di posisi ke-122.

Jadwal Lengkap dan Hasil Pertandingan FIFA Series 2026 Jakarta

Format yang digunakan dalam FIFA Series Jakarta 2026 adalah sistem gugur (final four), di mana pemenang dari laga hari pertama langsung melenggang ke babak final, sedangkan tim yang kalah akan memperebutkan tempat ketiga.

Berikut adalah rincian jadwal dan hasil laga yang berlangsung di SUGBK, Jakarta:

Laga Semifinal (Jumat, 27 Maret 2026)

  • Bulgaria vs Kepulauan Solomon
    • Waktu: 15.30 WIB
    • Hasil: 10–2 (Kemenangan telak untuk Bulgaria)
    • Catatan: Laga sore hari ini dikejutkan oleh pesta gol tim asuhan Aleksandar Dimitrov yang tampil sangat dominan atas wakil Oceania.
  • Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
    • Waktu: 20.00 WIB
    • Hasil: 4–0 (Kemenangan Indonesia)
    • Catatan: Debut manis John Herdman diwarnai oleh brace ciamik dari Beckham Putra pada menit ke-15 dan 23, disusul performa solid lini tengah yang diisi oleh duo pemain naturalisasi.

Laga Penentuan (Senin, 30 Maret 2026)

  • Perebutan Tempat Ketiga: Saint Kitts and Nevis vs Kepulauan Solomon
    • Waktu: 15.30 WIB (Sempat tertunda karena hujan deras dan baru dimulai pukul 16.30 WIB)
    • Hasil: 4–2 untuk kemenangan Saint Kitts and Nevis.
  • Final: Indonesia vs Bulgaria
    • Waktu: 20.00 WIB
    • Hasil: 0–1 (Kemenangan Bulgaria)
    • Catatan: Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah kalah tipis lewat gol penalti Marin Petkov pada menit ke-38 yang dikonfirmasi melalui VAR. Meski menekan habis-habisan di babak kedua hingga dua kali membentur mistar gawang, skor tetap bertahan untuk keunggulan Bulgaria.

Daftar Tuan Rumah dan Daftar Juara FIFA Series 2026 di Seluruh Dunia

Turnamen persahabatan resmi di bawah payung FIFA ini tidak hanya digelar di Indonesia. Ada total 9 seri pria yang dimainkan di berbagai penjuru dunia.

Berikut adalah rangkuman beberapa tuan rumah dan pemenang utama di seri lainnya:

  • Seri Australia (Sydney & Melbourne): Diikuti oleh Australia, Kamerun, Curaçao, dan Tiongkok.
  • Seri Azerbaijan (Baku & Sumgait): Azerbaijan keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan tim tamu.
  • Seri Rwanda: Menyelenggarakan dua grup sekaligus karena mundurnya Mauritius dari kepanitiaan. Rwanda sukses menjuarai grupnya sendiri setelah membungkam Estonia 2-0 di final.
  • Seri Uzbekistan: Tuan rumah Uzbekistan mengunci gelar juara setelah menahan imbang Venezuela dan menang lewat adu penalti yang dramatis.

Keberhasilan Indonesia dalam mengemas event berskala internasional ini membuktikan bahwa kualitas fasilitas olahraga di tanah air semakin diakui secara global. Kamu juga bisa membaca lebih lanjut tentang bagaimana pemerintah mendorong kemajuan industri olahraga dan pariwisata melalui data ekonomi kreatif Kemenparekraf.

Pengalaman Nyata Berburu Tiket dan Atmosfer SUGBK

Bagi yang sempat hadir langsung di tribun barat atau timur GBK pada 27 dan 30 Maret lalu, pasti tahu betul bagaimana ketatnya antrean masuk stadion. Promotor mematok harga tiket masuk mulai dari Rp125.000 untuk kategori tribun atas hingga Rp750.000 untuk kategori VIP Barat. Tiket yang dijual secara online melalui platform resmi PSSI dan BookMyShow ludes hanya dalam hitungan jam sebelum hari pertandingan.

Membeli tiket jauh-jauh hari merupakan kunci utama agar tidak terjebak calo di area luar Senayan. Selain itu, datang 3 jam sebelum laga dimulai sangat disarankan agar kamu punya waktu luang untuk membeli merchandise resmi, berburu kuliner di sekitaran GBK, dan masuk ke tribun tanpa perlu terburu-buru.

Bagi kamu yang hobi menyaksikan pertandingan olahraga, konser musik, hingga pameran seni di kotamu, jangan lupa untuk selalu memantau jelajahi agenda acara agar tidak ketinggalan informasi paling lengkap dan terpercaya.

Bagi para penyelenggara atau komunitas lokal yang ingin mengadakan nonton bareng (nobar) resmi atau kompetisi olahraga lokal, silakan promosikan acaramu di sini secara gratis dan jangkau puluhan ribu pencinta olahraga di seluruh Indonesia!

FAQ Seputar Turnamen FIFA Series 2026

1. Apakah hasil dari FIFA Series 2026 memengaruhi peringkat FIFA resmi? Ya, semua pertandingan di dalam FIFA Series masuk ke dalam kalender resmi FIFA (kategori laga persahabatan internasional tingkat A). Setiap kemenangan atau kekalahan akan menambah atau mengurangi poin peringkat FIFA masing-masing negara.

2. Mengapa tidak ada babak perpanjangan waktu (extra time) di turnamen ini? Sesuai aturan yang disepakati oleh FIFA untuk menjaga kebugaran pemain selama jeda internasional, setiap pertandingan yang berakhir seri dalam waktu normal 90 menit langsung dilanjutkan ke babak adu penalti tanpa melalui babak perpanjangan waktu.

3. Siapa saja pemain baru yang menonjol di Skuad Garuda selama turnamen ini? Penampilan Beckham Putra yang mencetak dua gol di laga pertama mendapat sorotan tajam. Selain itu, lini pertahanan yang diperkuat oleh barisan pemain berpengalaman seperti Jay Idzes dan Maarten Paes di bawah mistar gawang menunjukkan koordinasi yang jauh lebih matang di bawah asuhan John Herdman.